Iyah Mayhem Ditinggal Manager Usai Suarakan Bela Palestina

Fenomena musisi internasional mengalami masalah ketika menyatakan dukungannya terhadap Palestina di tengah isu peperangan ini cukup banyak. Mereka mendapatkan banyak kerugian namun tak gentar mempertahankan dukungannya.

Kini giliran penyanyi wanita, Iyah Mayhem atau Iyah May yang menjadi korban. Ia sempat menjelaskan kejadian ini di akun TikTok nya.

Yup, masalahnya berawal ketika penyanyi asal Australia ini menyatakan sebuah dukungan ke Palestina lewat lagunya yang bertajuk Karmageddon. Lagunya viral dan membuat banyak orang bereaksi termasuk sang manajer.

Karena sebuah perbedaan pandangan, sang manajer langsung memutus kontrak dengan Iyah May. Sang manajer pun meninggalkan Iyah begitu saja.

Iyah saat itu menolak mengubah lirik yang menyebut aksi Israel di Gaza sebagai tindakan genosida. Pengakuan tersebut diungkapkan Iyah May melalui Instagram.

Tapi, jika kamu mendengarkan lagunya lagi, Iyah May juga mengkritik berbagai isu global, seperti big pharma, virus buatan manusia, dan cancel culture. Hanya saja pertikaian Iyah dengan sang manajer terlalu pelik sehingga berujung perpisahan.

Sinopsis Film Ghost Soccer: Bola Mati

Bayangin main bola di tengah kuburan dengan penonton tak kasat mata. Itulah yang terjadi di Ghost Soccer: Bola Mati.

Film ini mengikuti perjuangan Dondi, Arif, dan Indra, tiga anak muda miskin yang hidup di area pemakaman. Mereka adalah penjual bunga tabur yang punya mimpi besar, yaitu bermain sepak bola di lapangan mewah milik tim elit Super FC.

Tapi, mimpi itu selalu terasa jauh, karena mereka hanya bisa menatap lapangan impian dari balik pagar pemakaman.

Super FC, klub bola yang dikenal arogan, terus menampilkan superioritasnya dengan mempermalukan lawan-lawannya di setiap pertandingan. Anak-anak kuburan seperti Dondi cs tak lebih dari bahan olokan, dijuluki anak demit yang dianggap tak punya nyali untuk bermain bola.

Hingga suatu hari, kemarahan mereka meledak. Dalam aksi frustrasi, mereka menendang bola butut yang tak sengaja merobohkan nisan milik Baron Permana alias Baper, seorang legenda sepak bola yang sudah lama meninggal. Tapi tak cuma nisan Baper yang tumbang-satu nisan lain ikut runtuh, membangkitkan arwah penasaran lain.

Dari arwah-arwah ini, Dondi, Arif, dan Indra mendapat kekuatan gaib untuk mewujudkan misi balas dendam mereka: menantang Super FC dalam pertandingan sepak bola yang melibatkan kekuatan dari dunia lain.

Dengan bantuan Baper dan para penghuni kuburan, mereka menghadapi pertandingan penuh aksi, trik mistis, dan kejutan kocak di lapangan hijau.

Apakah tim kuburan ini berhasil mengalahkan Super FC? Atau mereka justru membuktikan bahwa dunia orang hidup dan dunia arwah memang tak seharusnya bercampur?

Film Ghost Soccer: Bola Mati dibintangi oleh Berliana Lovel, Samuel Rizal, Damara Finch, Fajar Nugra, Rin Hermana, Aden Bajaj, Iyan Darmawan dan Mastur.

Subang jadi rumah bagi syuting film terbaru Sinemata Buana Kreasindo (SBK) berjudul Ghost Soccer: Bola Mati. Film bergenre horor komedi ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Multi Buana Kreasindo (MBK) Productions dan Sinemata.

Sebelumnya, kedua rumah produksi ini sukses melahirkan dua film, The Bell dan Pengin Hijrah, yang juga mengambil lokasi unik di daerah dan negara lain, The Bell di Belitung, sementara Pengin Hijrah syuting sebagian di Uzbekistan.

Menurut DR Budi Yulianto, Eksekutif Produser film ini, Subang dipilih karena keindahan visual dan kekayaan cerita yang ditawarkan.

“Banyak lokasi dengan cerita unik membutuhkan visual yang memikat. Paduan itu yang ingin kami hadirkan di film-film kami,” jelasnya.

Ide cerita Ghost Soccer: Bola Mati muncul dari fenomena unik di dunia sepak bola Indonesia. Tren naturalisasi pemain, euforia kemenangan, hingga mimpi lolos ke Piala Dunia menjadi inspirasi awal.

Tapi yang lebih menarik adalah kisah pertandingan sepak bola antar-kampung (Tarkam), lengkap dengan ritual-ritual gaib yang sering mewarnainya.

Serang Kolaborasi Horor dan Komedi Thailand dalam 404 Run Run

Setelah sukses dengan film Drama Thailand, How To Make Millions Before Grandma Dies, KlikFilm kembali menghadirkan film Thailand terbaru berjudul 404 Run Run. Sebuah film bergenre horor dan komedi yang menjanjikan hiburan segar.

KlikFilm pun menggelar gala premiere 404 Run Run yang berlangsung meriah di CGV Grand Indonesia. Acara ini dihadiri oleh bintang utama film 404 Run Run, Ter Chantavit, serta sang sutradara, Pichaya Jarusboonpracha, yang menyempatkan diri untuk menyapa para penggemar di Jakarta.

“Aku excited banget, karena terakhir kali ke Indonesia itu sembilan tahun lalu. Aku udah sering main komedi, tapi horor komedi ini pertama kalinya. Jadi aku mau keseramannya sampai, tapi komedinya juga nyampe. Aku jamin film ini bikin ketawa karena lucunya,” ujar Ter Chantavit di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025).

Sementara itu, Pichaya Jaruboon Pracha yang debut sebagai sutradara dalam 404 Run Run berbagi cerita tentang proses kreatifnya.

“Ini pertama kalinya saya bikin film. Inspirasinya itu pengen bikin satu cerita yang seru dan bisa bikin orang ketawa dan teriak karena horornya. Saya ingin mendengar reaksi penonton, suara tawa, dan teriakan mereka di bioskop. Kalau bukan Ter yang main, saya mungkin gak mau buat film ini,” ungkap Pichaya.

Selain Ter Chantavit, 404 Run Run juga diperkuat oleh aktor dan aktris ternama Thailand, seperti Hanaerng Kanyawee Songmuang, Daou Pittaya Saechua, Arethai Supathat Opas, dan komedian legendaris Nui Chernyim.

Tapi gak cuma itu aja nih, ada juga dua artis berbakat Indonesia, Abidzar Al Ghifari dan Adzana Ashel, turut bergabung dalam proyek ini.

“Kalau story banyak ya dari falcon, bersama-sama dengan GDH, dateng nanyain kira-kira bisa gak tertarik gak? gitu. Oh ya kenapa gak ini bisa jadi opportunity besar buat gua,” tutur Abidzar.

Adapun 404 Run Run menghadirkan cerita yang memadukan elemen horor dan komedi dengan sentuhan unik. Kolaborasi lintas negara ini diyakini mampu memberikan pengalaman menonton yang berbeda dan penuh kejutan.

Buat yang penasaran jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan kejenakaan sekaligus ketegangan film ini di bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2025.

Serang Lansia Usai Serobot Parkir, ‘Ranger Hijau’ Dipenjara

Di serial Power Rangers Samurai, Ranger Hijau ambil bagian dalam menumpas kejahatan. Tapi di dunia nyata, aktor pemerannya, Hector David Rivera, malah tersandung kasus hukum pidana.

Bahkan pada 8 Januari 2025, aktor 35 tahun itu sudah dijatuhi hukuman 45 hari penjara, seperti yang diberitakan New York Post, Kamis (9/1/2025). Dia dinyatakan bersalah karena menyerang seorang pria lansia yang berjalan menggunakan alat bantu.

Insiden tersebut terjadi pada Juli 2024 di Nampa, Idaho, di sebuah tempat parkir kompleks apartemen. Menurut laporan, Rivera mendorong lansia tersebut hingga jatuh ke tanah usai terlibat perselisihan soal parkir.

Aksi kekerasan ini terekam CCTV dan viral setelah polisi mengunggah video tersebut secara daring.

Insiden bermula ketika Rivera memarkir mobilnya di area parkir khusus penyandang disabilitas. Korban, seorang pria lansia, menegur Rivera, yang kemudian memicu adu mulut di antara keduanya. Tak lama, Rivera mendorong pria itu hingga jatuh sebelum meninggalkan lokasi.

Meski awalnya polisi tidak mengetahui identitas Rivera, bantuan netizen di media sosial berhasil mengidentifikasinya melalui video yang menampilkan Rivera mengenakan kaus klub New England Patriots. Rivera akhirnya ditangkap dan didakwa atas penyerangan ringan.

Hakim Matthew B Schelstrate memutuskan hukuman 180 hari penjara, tetapi 135 hari dari hukuman tersebut ditangguhkan. Rivera hanya perlu menjalani 45 hari penjara, dengan syarat masa percobaan selama dua tahun dan menyelesaikan 100 jam pekerjaan sosial.

Menurut laporan polisi, pria lansia yang menjadi korban Rivera tidak mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Namun, kasus ini tetap menjadi perhatian publik, mengingat latar belakang Rivera sebagai mantan pemeran karakter pahlawan di Power Rangers.

Rivera atau Hector David Jr adalah aktor asal Connecticut yang memulai kariernya sebagai Lotus Land Dancer dalam film Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (2010).

Ia kemudian dikenal sebagai Mike, Ranger Samurai Hijau, dalam serial Power Rangers Samurai (2011-2012). Karakternya juga muncul dalam Power Rangers Megaforce (2014) dan Power Rangers All (2011-2014).

Artis China Hampir Jadi Korban Perdagangan Orang

Kejadian yang dialami aktor muda China, Wang Xing, baru-baru ini bikin publik heboh. Cowok yang dikenal dengan nama panggung Xing Xing ini akhirnya buka-bukaan tentang pengalaman pahitnya saat sempat hilang di perbatasan Thailand-Myanmar.

Dia mengaku hampir jadi korban perdagangan manusia di kawasan Myawaddy, Myanmar, yang terkenal sebagai pusat penipuan online.

Wang Xing awalnya menerima tawaran pekerjaan sebagai aktor di Thailand. Tapi sayangnya, tawaran itu hanyalah jebakan. Setibanya di Thailand, bukan pengalaman akting yang ia dapatkan, melainkan mimpi buruk.

Setelah sampai, Wang Xing langsung diperlakukan secara tidak manusiawi. Rambutnya dicukur paksa.

Dia dikurung di sebuah gedung bersama sekitar 50 warga China lainnya. Ia bahkan dipaksa latihan mengetik, yang membuatnya curiga akan dijadikan tenaga kerja di call center fiktif.

Beruntung, Wang Xing berhasil diselamatkan. Pada Selasa (7/1), Kedutaan Besar China di Bangkok mengonfirmasi ia sudah ditemukan dalam keadaan aman.

“Menurut pihak berwenang Thailand, seorang warga negara China bernama Wang berhasil diselamatkan pada 7 Januari,” demikian pernyataan Kedutaan China, seperti dilansir South China Morning Post.

Proses penyelamatan ini melibatkan kerja sama antara pihak imigrasi Thailand dan otoritas setempat. Keluarga dan pacar Wang Xing yang kehilangan kontak terakhir kali di distrik Mae Sot, barat laut Thailand, ikut membantu penyelidikan yang akhirnya membawa aktor ini kembali ke tempat aman.

Kini, Wang Xing telah kembali ke negaranya dan berjanji akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang Thailand untuk membantu investigasi.

“Saya bersyukur bisa selamat dan kembali ke negara saya. Thailand sangat aman, dan saya ingin kembali lagi,” ujar Wang Xing penuh haru.

Baim Wong Berduka, Paula Dan Raffi Ahmad Menguatkan

Ayahanda Baim Wong, Johnny Wong, meninggal dunia pada Selasa (7/1/2025) pukul 04.27 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat. Dia meninggal di usia 78 tahun.

Kondisi kesehatan Johnny Wong memburuk setelah melawan penyakit tumor pankreas yang diidapnya dan tak bisa dioperasi. Sejumlah rekan selebritas menyambangi rumah duka termasuk istri Baim Wong, Paula Verhoeven.

Paula datang seorang diri dengan mengenakan pakaian dan hijab berwarna hitam. Tidak ada kata-kata yang disampaikan Paula dalam kesempatan itu. Tapi terlihat mata Paula sembab.

Sebelumnya Paula Verhoeven juga sudah menyampaikan rasa duka dalam Instagram Stories miliknya.

“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu anhu. Selamat Jalan papa, terima kasih semua kasih sayang dan cinta papa untuk kami semua, minta doanya untuk papa Johnny,” kata Paula dalam Instagram Stories miliknya.

Selesai melayat, Paula terlihat menangis dan meminta doa agar jalan ayah mertuanya lapang.

“Makasih ya sudah datang. Mohon doanya buat Papa agar lapang jalannya,” kata Paula Verhoeven dengan mata sembab di rumah duka ayah mertuanya, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/1/2025).

Paula juga bersyukur bisa berjumpa Johnny Djaelani bin Ahmad Djaelani sebelum meninggal. Pertemuan terakhirnya itu saat ayah Baim Wong tersebut menjalani perawatan di rumah sakit.

“Alhamdulillah kemarin waktu di rumah sakit saya sudah sempat bertemu terakhir kalinya. Mohon doanya untuk semua, kemarin sudah jenguk beliau,” kata Paula.

“Masyaallah, beliau orang baik. Semoga dilapangkan jalannya. Mohon doanya, semuanya,” ungkapnya.

Raffi Ahmad juga melayat ke rumah duka. Suami Nagita Slavina itu mengingat momen-momen saat bersama ayah Baim Wong. “Kalau kenangan banyak karena dulu waktu berkarier itu kan aku sama Baim barengan, jadi kita nggak jauh-jauh circle-nya karena saling kenal,” terangnya.

Kabar duka ini disampaikan Baim Wong pertama kali di Instagram miliknya. Sebelumnya Johnny memang sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Selain Paula Verhoeven dan Raffi Ahmad, ada Asri Welas, Arya Saloka hingga Fahmi Bachmid. Jenazah Johnny Wong dimakamkan di samping makam istrinya di TPU Sirna Sari, Kampung Sari Mulya, kelurahan Tegalmunjul, kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Akhirnya Raffi Ahmad Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Raffi Ahmad melaporkan harta kekayaan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) setelah menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Hal tersebut diungkapkan oleh Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) itu dikatakan masih dalam tahap verifikasi.

“Yang bersangkutan sudah masuk laporannya, masih proses verifikasi untuk kelengkapan surat kuasanya,” kata Budi Prasetyo

Raffi Ahmad disebut melaporkan hartanya hampir tiga bulan setelah dilantik sebagai utusan khusus oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober 2024. Sesuai aturan, pejabat publik punya waktu hingga tiga bulan untuk melaporkan LHKPN pasca-pelantikan.

Namun, sebelumnya KPK sempat mengingatkan Raffi Ahmad dan pejabat Kabinet Merah Putih lainnya untuk segera melaporkan harta kekayaan mereka. Hingga 7 Januari, KPK mencatat dari 124 wajib lapor di Kabinet Merah Putih, 90 orang telah menyampaikan LHKPN.

Menurut Budi Prasetyo, pelaporan LHKPN adalah bentuk transparansi pejabat publik atas aset dan harta mereka. Selain menjadi instrumen pencegahan korupsi, masyarakat juga bisa ikut memantau dan mengawasi melalui laporan ini.

“Hal ini menjadi perwujudan dari pelibatan masyarakat dalam pemberantasan korupsi,” tuturnya.

KPK juga membuka pintu bagi pejabat yang mengalami kendala dalam pengisian LHKPN, baik untuk pendampingan maupun bantuan teknis.

Raffi Ahmad memang kerap ditanya soal laporan harta setelah menjadi pejabat publik. Ia pun selalu mengatakan bahwa hal itu dalam proses.

“Soal LHKPN masih dalam proses ya. Tungguin saja,” jawab Raffi Ahmad singkat sambil tersenyum di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, 14 November 2024.

Telat dari Bekasi Bikin Vicky Prasetyo Ditegur Hakim Konstitusi

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Vicky Prasetyo karena terlambat menghadiri sidang perselisihan hasil pilkada. Vicky, yang merupakan calon bupati Pemalang nomor urut 1, mengatakan terlambat karena berangkat dari Bekasi, Jawa Barat.

Momen itu terjadi saat sidang perselisihan hasil pilkada di panel 2 di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2025). Mulanya, Suhartoyo memanggil pemohon perkara nomor 115/PHPU.BUP-XXIII/2025 atas nama Vicky Prasetyo. Namun Vicky belum hadir di ruang sidang.

Suhartoyo melewatkan Vicky dan melanjutkan memanggil pemohon perkara lainnya.

Setelah semua pemohon perkara selesai membacakan masing-masing permohonannya, Suhartoyo kembali memanggil Vicky dan kuasa hukumnya. Suhartoyo mengatakan Vicky bersama kuasa hukumnya telah hadir.

“Perkara 115 hadir orangnya. Kita terima ya, Pak,” kata Suhartoyo.

Suhartoyo meminta Vicky dan kuasa hukumnya memasuki ruang sidang. Namun, setelah beberapa saat, Vicky dan kuasa hukumnya belum juga menampakkan diri. Suhartoyo pun memutuskan menunda sidang.

“Kita skorsing saja 5 menit,” ujar Suhartoyo.

Setelah itu, Vicky lalu terlihat memasuki ruang sidang. Suhartoyo pun mencabut skors dan menanyakan alasan keterlambatan tersebut.

“Kenapa Saudara terlambat?” tanya Suhartoyo.

“Maaf, Yang Mulia, tadi dari Bekasi sudah 3 jam dari sebelumnya saya di jalan perkiraan. Mohon maaf, Yang Mulia dan semuanya,” ujar Vicky.

“Baik, agenda sidang hari ini mendengar pokok-pokok permohonan dari pemohon,” kata Suhartoyo.

Vicky Minta Pilkada Pemalang Diulang

Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pemalang nomor urut 1 Vicky Prasetyo-Suwendi pemungutan suara ulang. Mereka menduga ada kecurangan pada pilkada tersebut.
Hal itu disampaikan kuasa hukum Vicky-Suwendi, Marloncius Sihaloho, dalam sidang perkara 115/PHPU.BUP-XXIII/2025 di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2025). Marloncius menduga adanya kecurangan secara TSM yang dilakukan KPU Kabupaten Pemalang.

“Hal ini dikarenakan telah terjadinya kecurangan-kecurangan secara TSM yang dilakukan oleh termohon dan pasangan calon ketiga dalam proses perhitungan maupun pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang,” kata Marloncius.

Marloncius mengatakan pihaknya menemukan praktik bagi-bagi uang kepada warga. Dia menganggap hal itu sebagai upaya untuk memenangkan pasangan nomor urut 3 Anom Widiyantoro dan Nurkholis.

“Sebelum pemungutan suara, pemohon menemukan adanya banyak bingkisan berisi beberapa barang dengan logo pasangan calon ketiga yaitu Anom Widiyantoro dan Nurkholis yang diselipkan amplop berisi uang Rp 100.000 dan diberikan secara diam-diam kepada warga,” ujarnya.

Selain itu, dia menuding terdapat dugaan kecurangan terkait kotak suara di toilet KPU Pemalang. Marloncius mengatakan KPU sengaja mengurangi suara pemohon.

Dalam petitumnya, Vicky-Suwendi meminta MK untuk membatalkan Keputusan KPU Kabupaten Pemalang Nomor 2139 Tahun 2024. Vicky-Suwendi juga meminta MK untuk mengabulkan seluruh permohonannya.

“Memerintahkan kepada termohon untuk melaksanakan pemilihan ulang Bupati dan Wakil Bupati Pemalang 2024 dengan transparan jujur serta bersedia untuk kembali mengulang proses ini apabila ditemukan kembali kecurangan-kecurangan secara TSM oleh termohon ataupun pihak calon ketiga,” ujarnya.

“Memerintahkan kepada termohon dan pasangan calon ketiga untuk mengakui telah melakukan kecurangan dalam proses pemilihan umum ini sehingga masyarakat dapat mengetahui kecurangan tersebut,” imbuh dia.

Polemik Putusan Harvey Moeis Bikin Hakim Pemvonis Diusut Etik

Harvey Moeis divonis 6,5 tahun penjara di kasus korupsi timah, dan terbilang jauh dari tuntutan jaksa yakni 12 tahun penjara. Putusan ini pun sempat menjadi polemik. Kini, hakim yang menjatuhkan vonis tersebut tengah diusut secara etik oleh Komisi Yudisial (KY).

Seperti diketahui, pada Senin (23/12/2024), majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Harvey Moeis dengan pidana penjara 6 tahun dan 6 bulan karena terbukti melakukan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Selain pidana penjara, Harvey Moeis juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara, serta pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 210 miliar subsider 2 tahun penjara.

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Harvey sebelumnya dituntut 12 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 1 tahun penjara, dan uang pengganti Rp210 miliar subsider 6 tahun penjara.

Alasan hakim menjatuhkan vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa adalah hakim memiliki perbedaan pendapat dengan jaksa. Hakim mengatakan tuntutan 12 tahun jaksa pada Kejaksaan Agung (Kejagung) terlalu berat untuk Harvey Moeis yang tidak memiliki ‘peran’ besar di kasus korupsi ini.

“Majelis hakim mempertimbangkan tuntutan 12 tahun terlalu berat jika dibandingkan dengan kesalahan terdakwa sebagaimana kronologi perkara itu,” kata hakim ketua Eko Aryanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakpus, Senin (23/12/2024).

Hakim mengatakan penambangan timah di wilayah Bangka Belitung tengah mengupayakan peningkatan produksi timah dan ekspor timah. Hakim menyebutkan ada perusahaan smelter swasta di Bangka Belitung yang sedang berusaha meningkatkan produksinya, di mana salah satu smelter swasta itu adalah PT Refined Bangka Tin (RBT) yang diwakili Harvey.

Menurut hakim, Harvey Moeis hanya mewakili PT RBT saat melakukan pertemuan dengan pihak PT Timah. Harvey juga tidak termasuk dalam struktur pengurus PT RBT, baik itu komisaris, direksi, maupun pemegang saham.

Putusan ini pun menuai tanggapan berbagai pihak dan menjadi polemik. Kini, KY tengah mengusut dugaan pelanggaran etik hakim pemvonis.

KY Terjunkan Tim

KY menyadari vonis 6,5 tahun penjara terhadap Harvey Moeis menimbulkan gejolak di masyarakat. KY telah menurunkan tim selama persidangan kasus korupsi timah berlangsung.
“Merespons hal itu, Komisi Yudisial (KY) menyadari bahwa putusan ini akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Selama persidangan berlangsung, KY berinisiatif menurunkan tim untuk melakukan pemantauan persidangan,” kata Juru Bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata kepada wartawan, Senin (30/12/2024).

“Beberapa di antaranya saat sidang menghadirkan ahli, saksi a de charge dan saksi. Hal ini sebagai upaya agar hakim dapat menjaga imparsialitas dan independensinya agar bisa memutus perkara dengan adil,” lanjutnya.

Mukti menuturkan pihaknya akan mendalami ada tidaknya dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh hakim yang memvonis suami Sandra Dewi itu. Dia mengatakan pendalaman KY tidak akan masuk pada substansi putusan.

“KY juga akan melakukan pendalaman terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat tersebut untuk melihat apakah ada dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) yang terjadi. Namun, KY tidak akan masuk ke ranah substansi putusan. Adapun forum yang tepat untuk menguatkan atau mengubah putusan, yakni melalui upaya hukum banding,” ujarnya.

Lebih lanjut Mukti mempersilakan masyarakat mengadu dan melapor apabila memiliki bukti adanya pelanggaran etik yang dilakukan hakim terkait vonis tersebut. Dia meminta laporan yang diadukan harus dengan bukti pendukung.

“KY juga mempersilakan masyarakat melapor apabila ada dugaan pelanggaran kode etik hakim dalam kasus tersebut. Namun, KY meminta agar laporan tersebut disertai bukti-bukti pendukung agar dapat diproses,” imbuhnya.

KY Usut Laporan Dugaan Pelanggaran Etik

Terbaru, KY menerima laporan dugaan pelanggaran kode etik terhadap majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memvonis terdakwa kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah, Harvey Moeis. KY saat ini tengah memproses laporan tersebut.
“Atas laporan tersebut, KY memproses dan melakukan tahap penyelesaian analisis,” kata Anggota Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata dilansir Antara, Kamis (9/1/2025).

Fajar tidak menjelaskan secara rinci pihak yang melaporkan majelis hakim pemvonis Harvey Moeis. Namun, menurut dia, nantinya KY akan memeriksa beberapa pihak terkait, termasuk para hakim yang dilaporkan.

“Akan dimulai pemeriksaan terhadap beberapa pihak terkait. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemanggilan terhadap terlapor,” ucapnya.

KY menyadari vonis Harvey Moeis menimbulkan gejolak di masyarakat. Selain karena vonisnya jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa, masyarakat juga menyoroti pertimbangan meringankan yang digunakan majelis hakim dalam memvonis terdakwa, seperti sopan dan memiliki tanggungan keluarga.

“Karena menjadi perhatian publik, KY memastikan perkara ini menjadi prioritas lembaga dan KY akan terus menelusuri informasi dan data sedalam-dalamnya,” imbuh Mukti Fajar.

Lebih lanjut, dia menjelaskan dalam menjalankan tugasnya, KY terus berkoordinasi dengan pihak maupun lembaga terkait, seperti Kejaksaan Agung. Tidak hanya itu, KY juga akan beraudiensi dengan Kepala Negara.

“KY juga telah berkirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Negara untuk melakukan audiensi membahas berbagai problematika peradilan,” tutur Mukti Fajar.

Polisi Ungkap Motif Fantasi Seksual di Balik Pesta Seks Swinger

Polisi mengungkap motif di balik para peserta ikut serta dalam pesta seks swinger atau bertukar pasangan yang diselenggarakan pasangan suami-istri berinisial IG (39) dan KS (39). Polisi menyebut para peserta memiliki kelainan fantasi seksual.

“Pendaftar ini punya fantasi juga untuk melakukan tukar pasangan dan tidak menerima bayaran,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (9/1/2025).

Pesta seks swinger tersebut sudah 10 kali diselenggarakan di Jakarta hingga Bali. Polisi menyebut peserta seks swinger tidak dikenai biaya dan tidak mendapatkan bayaran saat mengikuti pesta seks tersebut

“Nama webnya adalah SW***.com. Informasi awal, sekali lagi masih dikembangkan, penyelenggara ini yang diduga suami-istri ini mengajak orang-orang yang ingin mendaftar, dan para pendaftar ini gratis,” ujarnya.

Video Seks Dijual Diam-diam
Polisi menangkap pasangan suami-istri berinisial IG (39) dan KS (39) yang diduga menyelenggarakan pesta seks swinger atau bertukar pasangan di Jakarta hingga Bali. Mereka kemudian menjual video pesta seks swinger ini tanpa izin para peserta.

“Tetapi tanpa seizin si pendaftar ini, penyelenggara atau tersangka menjual atau menyebarkan video saat dilakukan kegiatan pesta seks dan bertukar pasangan,” kata Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (9/1).

Kasus tersebut diungkap Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Kasus terungkap setelah polisi menyelidiki iklan terkait pesta seks tukar pasangan di website sw***.com.

Saat ini pasutri tersebut sudah diamankan di Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Penyidik hingga kini masih melakukan serangkaian pendalaman.